Kulitinto.com – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi terhadap sejumlah pejabat utama di lingkungan Polri. Salah satu keputusan strategis dalam rotasi tersebut adalah mutasi Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjadi Kepala Divisi Humas Polri. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/99/I/KEP/2026 yang dikeluarkan pada Januari 2026.
Seiring dengan mutasi tersebut, jabatan Kapolda Papua Barat kini dipercayakan kepada Brigjen Pol Alfred Papare. Sebelumnya, Alfred menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah. Pergantian kepemimpinan ini menandai lanjutan dinamika organisasi Polri yang bertujuan menjaga kesinambungan kinerja serta stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Benny Ady Prabowo menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan mekanisme rutin dalam tubuh Polri. Menurutnya, rotasi dilakukan sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran struktural, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel. Dengan demikian, organisasi diharapkan tetap adaptif terhadap tantangan yang berkembang.
Dalam keterangannya, Benny menyampaikan bahwa Irjen Pol Johnny Eddizon Isir dinilai berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Barat tetap kondusif. Capaian tersebut menjadi salah satu pertimbangan pimpinan dalam memberikan kepercayaan kepada Johnny untuk mengemban tugas di tingkat markas besar. Penugasan baru di Divisi Humas Polri dinilai strategis karena berkaitan langsung dengan komunikasi institusi kepada publik.
Selain itu, pergantian Kapolda Papua Barat kali ini memiliki makna tersendiri. Baik pejabat lama maupun pejabat baru merupakan putra asli Papua yang dipercaya negara menduduki posisi penting di lingkungan Polri. Hal ini dinilai mencerminkan komitmen institusi dalam memberikan ruang kepemimpinan bagi perwira asal daerah.
Brigjen Pol Alfred Papare sendiri bukan sosok baru di Papua Barat. Sebelum menjabat Kapolda Papua Tengah, ia pernah mengemban tugas sebagai Wakil Kapolda Papua Barat. Pengalaman tersebut membuatnya dinilai memahami karakteristik wilayah serta dinamika sosial masyarakat setempat. Dengan latar belakang itu, diharapkan proses transisi kepemimpinan dapat berjalan lancar.
Benny juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru mampu memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat Papua Barat. Kolaborasi yang solid dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan, sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. Di bawah kepemimpinan Brigjen Pol Alfred Papare, Polda Papua Barat diharapkan dapat melanjutkan program yang sudah berjalan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.





