Senin, Juli 14, 2025
  • Login
No Result
View All Result
www.kulitinto.com
  • Pers Release
  • Info Wartawan
  • Pandangan Wartawan
  • Jaga Negeri
  • Pers Release
  • Info Wartawan
  • Pandangan Wartawan
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
www.kulitinto.com
No Result
View All Result
Home BERITA NASIONAL

Korupsi Tata Niaga Timah, Kerugian Negara Mencapai Rp 300 Triliun!

by christine natalia
30 Mei 2024
in BERITA NASIONAL
0
Korupsi Tata Niaga Timah, Kerugian Negara Mencapai Rp 300 Triliun. Sumber OposisiCerdas.

Korupsi Tata Niaga Timah, Kerugian Negara Mencapai Rp 300 Triliun. Sumber OposisiCerdas.

0
SHARES
20
VIEWS

KulitInto.com – Kerugian negara akibat dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk selama periode 2015-2022 mencapai angka fantastis Rp 300 triliun. Fakta mengejutkan ini diungkap dalam konferensi pers yang digelar oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Gedung Kejagung, Jakarta.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengungkapkan, nilai kerugian tersebut diperoleh setelah dilakukan perhitungan mendalam oleh ahli. “Bahwa perkara timah telah memasuki tahap akhir pemberkasan. Saya mengharapkan dalam seminggu ke depan sudah dilimpahkan ke pengadilan,” ujarnya.

Febrie Ardiansyah, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), menegaskan bahwa angka Rp 300 triliun adalah kerugian negara yang nyata, bukan sekadar potensi kerugian. “Apa yang menjadi alat bukti dan jaksa yakin bahwa ini adalah kerugian yang riil yang nanti jaksa tuntut sebagai kerugian negara,” jelas Febrie. Setelah audit BPKP, diketahui bahwa kerugian ini tidak hanya mencakup aspek finansial, namun juga kerusakan lingkungan yang signifikan.

Agustina Arumsari, Kepala BPKP Bidang Investasi, merinci bahwa dari total kerugian sebesar Rp 300 triliun, sekitar Rp 271 triliun disebabkan oleh kerusakan lingkungan. Kerusakan ini dinilai mengurangi nilai aset lingkungan yang dimiliki negara. Selain itu, terdapat kerugian sebesar Rp 2,85 triliun yang berasal dari kelebihan pembayaran harga sewa smelter oleh PT Timah, serta Rp 26,649 triliun dari pembayaran biji timah ilegal kepada para mitranya.

Bambang Hero Saharjo, ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB), menjelaskan bahwa kerusakan lingkungan akibat korupsi timah di Bangka Belitung sangat parah. Kerusakan tersebut terdeteksi melalui uji laboratorium terhadap sampel tanah dan vegetasi di lokasi pertambangan. “Kalau tidak dipulihkan, tanggung jawab siapa? Dari investigasi yang ada, apapun alasannya, PT Timah harus bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi,” tegas Bambang.

Tersangka Kasus Korupsi Timah

Hingga Rabu, jumlah tersangka dalam kasus ini mencapai 22 orang, termasuk beberapa pejabat tinggi dan pengusaha. Di antaranya, Bambang Gatot Ariyono yang pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada 2015-2020. Berikut adalah daftar tersangka yang terlibat dalam kasus korupsi timah ini:

  • SW, Kepala Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung periode 2015 sampai Maret 2018
  • BN, Plt Kepala Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung periode Maret 2019
  • AS, Kepala Dinas ESDM Provinsi Bangka Belitung
  • Hendry Lie (HL), pemilik manfaat PT Tinido Inter Nusa (TIN)
  • Fandy Lingga (FL), marketing PT TIN
  • Toni Tamsil (TT) alias Akhi, adik Tamron Tamsil, tersangka perintangan penyidikan
  • Suwito Gunawan (SG), Komisaris PT Stanindo Inti Perkasa (SIP) di Pangkalpinang
  • MB Gunawan (MBG), Direktur PT SIP
  • Tamron Tamsil alias Aon (TN), pemilik manfaat dari CV Venus Inti Perkasa (VIP)
  • Hasan Tjhie (HT) alias ASN, Direktur Utama CV VIP
  • Kwang Yung alias Buyung (BY), mantan Komisaris CV VIP
  • Achmad Albani (AA), Manajer Operasional Tambang CV VIP
  • Robert Indarto (RI), Direktur Utama PT Sariwiguna Bina Sentosa (SBS)
  • Rosalina (RL), General Manager PT TIN
  • Suparta (SP), Direktur Utama PT Refined Bangka Tin (RBT)
  • Reza Andriansyah (RA), Direktur Pengembangan Usaha PT RBT
  • Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (MRPT), Direktur Utama PT Timah 2016-2011
  • Emil Ermindra (EE), Direktur Keuangan PT Timah 2017-2018
  • Alwin Akbar (ALW), mantan Direktur Operasional dan mantan Direktur Pengembangan Usaha PT Timah
  • Helena Lim (HLN), manajer PT QSE, dijuluki “crazy rich” Pantai Indah Kapuk
  • Harvey Moeis (HM), suami artis Sandra Dewi dan perpanjangan tangan PT RBT
  • Bambang Gatot Ariono (BGA), Dirjen Minerba Kementerian ESDM periode 2015-2020

Kasus korupsi tata niaga timah ini tidak hanya mencerminkan kerugian finansial yang sangat besar, tetapi juga menunjukkan dampak lingkungan yang merusak. Kerugian negara yang mencapai Rp 300 triliun harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan penegak hukum. Tindakan tegas diperlukan untuk memastikan bahwa para pelaku mendapatkan hukuman setimpal dan kerusakan lingkungan dapat segera diperbaiki. PT Timah dan pihak-pihak terkait harus bertanggung jawab penuh atas kerugian yang diakibatkan oleh tindakan korupsi ini.

Baca juga: Papua Nugini Dilanda Longsor, Ribuan Orang Tertimbun!

Sumber: Kompas.

Tags: Kerugian NegaraKorupsi
christine natalia

christine natalia

Next Post
Buruh Gelar Aksi Protes di Jakarta, Tuntut Cabut Peraturan Tapera!

Buruh Gelar Aksi Protes di Jakarta, Tuntut Cabut Peraturan Tapera!

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Rekomendasi

  • DivHumas
Kapolda Sumut Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp 203 Miliar

Kapolda Sumut Pimpin Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp 203 Miliar

4 tahun ago
Menlu RI dan China Sepakat Majukan Hubungan Bilateral! Sumber Bisnis.

Kerjasama Demi Perdamaian, Menlu RI dan China Sepakat Majukan Hubungan Bilateral

1 tahun ago
Mantan Pemain Sirkus OCI Datangi Kementerian PPPA, Ungkap Dugaan Eksploitasi dan Pelanggaran HAM

Mantan Pemain Sirkus Datangi Kementerian PPPA, Ungkap Dugaan Eksploitasi dan Pelanggaran HAM

3 bulan ago
Kebijakan Cleansing Guru Honorer di Jakarta, Langkah Menuju Pembenahan Pendidikan

Heru Budi Bahas Kebijakan Cleansing Bukan untuk Memberhentikan Guru Honorer

12 bulan ago
Prev Next

Berita Terpopuler

  • Kapolsek Aruta Periksa Kesehatan Warga dan Bagikan Sembako

    Kapolsek Aruta Periksa Kesehatan Warga dan Bagikan Sembako

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Megawati Soekarnoputri Sindir Sosok yang Ingin Duduki Kursi Ketua Umum PDIP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bareskrim Polri Tangkap Buronan Penipuan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Rusun ASN di IKN, Siap Ditempati Mulai Juli 2024!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perluasan Penyekatan di Jakarta hingga ke Jalur Tikus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2021 Copyright Kulitinto Team All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pers Release
  • Info Wartawan
  • Pandangan Wartawan
  • Jaga Negeri

© 2021 Copyright Kulitinto Team All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz