Rabu, Februari 4, 2026
  • Login
No Result
View All Result
www.kulitinto.com
  • Pers Release
  • Info Wartawan
  • Pandangan Wartawan
  • Jaga Negeri
  • Pers Release
  • Info Wartawan
  • Pandangan Wartawan
  • Jaga Negeri
No Result
View All Result
www.kulitinto.com
No Result
View All Result
Home News Update

Mantan Pemain Sirkus Datangi Kementerian PPPA, Ungkap Dugaan Eksploitasi dan Pelanggaran HAM

by christine natalia
23 April 2025
in News Update
0
Mantan Pemain Sirkus OCI Datangi Kementerian PPPA, Ungkap Dugaan Eksploitasi dan Pelanggaran HAM

Mantan Pemain Sirkus Datangi Kementerian PPPA, Ungkap Dugaan Eksploitasi dan Pelanggaran HAM

0
SHARES
10
VIEWS

Kulitinto.com – Usai menjalani Rapat Dengar Pendapat (RDP) Umum bersama Komisi III DPR RI, pihak Oriental Circus Indonesia (OCI) bersama sejumlah mantan pemain yang diduga menjadi korban eksploitasi dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), mendatangi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Selasa (23/4).

Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan langsung berbagai persoalan yang selama ini dialami oleh para mantan pemain sirkus. Pertemuan berlangsung secara tertutup dan turut dihadiri oleh Menteri PPPA, jajaran manajemen OCI, serta tim kuasa hukum dari pihak korban.

Dalam forum tersebut, Menteri PPPA mendengarkan penjelasan dari kedua belah pihak. Manajemen OCI memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang mengemuka, sementara tim kuasa hukum menyampaikan bantahan dan bukti-bukti yang dinilai bertentangan dengan narasi yang disampaikan pihak sirkus.

Salah satu mantan pemain sirkus OCI, Vivi Nurhidayah, hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Ia terlihat emosional ketika mendengar pernyataan manajemen OCI yang menolak adanya kekerasan dan dugaan eksploitasi yang terjadi selama masa kerja mereka.

Sikap tidak mengakui itu memicu reaksi dari Vivi yang merasa pengalaman dirinya dan rekan-rekan lainnya terabaikan. Menurut Vivi, banyak hal yang selama ini ditutupi oleh pihak OCI dan tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Kuasa hukum para korban, Heppy Sebayang, secara tegas menolak seluruh keterangan yang disampaikan oleh pihak OCI kepada Menteri PPPA. Ia menyebut bahwa beberapa pernyataan dari manajemen OCI perlu diluruskan, terutama mengenai asal-usul para pemain dan status penyelesaian kasus ini.

Salah satu poin yang dibantah adalah klaim bahwa para pemain berasal dari Yayasan Kalijodo. Menurut Heppy, informasi tersebut tidak sesuai dengan data yang ia miliki. Selain itu, ia juga menepis pernyataan bahwa masalah ini sudah selesai ditangani oleh Komnas HAM.

“Kalau memang sudah selesai, tidak mungkin korban masih bersuara hingga hari ini,” ujar Heppy kepada awak media usai pertemuan.

Ia menekankan bahwa para korban tidak mencari sensasi, melainkan keadilan atas perlakuan yang mereka anggap telah melanggar norma hukum dan kemanusiaan. Tim kuasa hukum pun menyerahkan sejumlah dokumen pendukung kepada Kementerian PPPA guna memperkuat laporan yang telah diajukan sebelumnya.

Kementerian PPPA menyatakan akan mempelajari seluruh informasi yang disampaikan oleh kedua pihak. Lembaga tersebut berkomitmen menjalankan fungsinya dalam memberikan perlindungan kepada warga negara, khususnya perempuan dan anak yang rentan terhadap kekerasan dan eksploitasi.

Hingga kini, proses penyelidikan dan klarifikasi masih berlangsung. Pemerintah diharapkan dapat menengahi polemik ini secara objektif dan menyeluruh agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan, serta menjamin bahwa hak-hak seluruh individu yang terlibat tetap dihormati.

Tags: DPRKasus Taman SafariOCIOriental Circus IndonesiaRDPTaman Safari
christine natalia

christine natalia

Next Post
Prabowo Apresiasi Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Soetta, Sebut Fasilitasnya Modern dan Nyaman

Prabowo Apresiasi Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Soetta, Sebut Fasilitasnya Modern dan Nyaman

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Login
Notify of
guest

guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Rekomendasi

  • DivHumas
Kapolsek Baamang Bagikan Bansos Kepada Warga Yang Terdampak COVID-19

Kapolsek Baamang Bagikan Bansos Kepada Warga Yang Terdampak COVID-19

4 tahun ago
Gelar Vaksinasi On The Spot, Polres Minut Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Gelar Vaksinasi On The Spot, Polres Minut Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

4 tahun ago
Polres Brebes Sasar Ribuan Buruh Pabrik untuk Ikut Vaksinasi

Polres Brebes Sasar Ribuan Buruh Pabrik untuk Ikut Vaksinasi

5 tahun ago
Divi Propam Mabes Polri didampingi Kapolres Ciko Polda Jabar cek dan lakukan pemeriksaan di Pos Terpadu Ops Ketupat Lodaya 2021

Divi Propam Mabes Polri didampingi Kapolres Ciko Polda Jabar cek dan lakukan pemeriksaan di Pos Terpadu Ops Ketupat Lodaya 2021

5 tahun ago
Prev Next

Berita Terpopuler

  • Prof Ngabalin Dorong Rumah Ibadah Sebagai Oase Toleransi di Tengah Keberagaman Sebagai Pusat Moderasi Beragama

    Prof Ngabalin Dorong Rumah Ibadah Sebagai Oase Toleransi di Tengah Keberagaman Sebagai Pusat Moderasi Beragama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wujudkan Herd Immunity, Polres Muarojambi Gencarkan Vaksinasi Massal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Akselerasi Vaksinasi serentak se-Indonesia, Kapolri Optimis Target 70 Persen Terwujud

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Maluku Gelar Lomba Bhayangkara Mural Festival 2021 Dengan Tema Covid-19

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kakorlantas: Arus Balik Lebaran Normal, Tidak Ada Penumpukan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

© 2021 Copyright Kulitinto Team All Rights Reserved.

No Result
View All Result
  • Pers Release
  • Info Wartawan
  • Pandangan Wartawan
  • Jaga Negeri

© 2021 Copyright Kulitinto Team All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
wpDiscuz